My Rubiks

Tambahan my Rubik:


Note : Piramid dan Rainbow di ambil dari internet..



Keunggulan 4 G
Sampai saat ini belum jelas mengenai 4G itu sendiri. Orang-orang mengetahui apa yang bisa dilakukan dengan evolusi 3G, menuju HSDPA, IMS, UMA, LTE, dll dalam dunia GSM dan revisi variasi menuju teknologi EV-DO untuk CDMA 2000. Tapi jika melihat pada perbedaan yang sederhana, lihatlah pada apa yang bisa dilakukan oleh 3G, termasuk evolusi dari 3G-3,5G, 3,8G, 3,9G, dll. Tapi bila ingin membangun radio network komplit secara paralel (dengan harga jutaan dolar), itulah 4G. 4G membutuhkan handset yang baru. Seperti transisi dari 1G ke 2G, dan transisi dari 2G ke 3G, maka sama saja dari 3G ke 4G, kita akan lihat kekurangan handset 4G pada mulanya, dan permulaan itu tidak terdapat pada killer application dan handset 4G akan menjadi sangat berat, mahal, dengan kualitas baterai yang buruk. Tapi kemampuan untuk menyeimbangkan pada beberapa tahun ke depan menjadi prediksi seberapa besar pelanggan 3G akan migrasi ke 4G.
Dampak penggunaan 4G bagi negara atau masyarakat.
Implikasi apa yang akan dibawa oleh 4G? Dunia akan memiliki lebih banyak kapasitas. Kita akan bisa melihat tayangan televisi, download film dan lagu, dan bermain video games yang lebih kompleks dengan menggunakan 4G. Kita akan memiliki sedikit keterbatasan untuk melihat gambar-gambar 3D dalam dunia 4G. Teknologi 3D pertama dari laboratorium ke handset ril pada 2008 dan secara lebih intensif menuju kapasitas transmisi data, handset processor, dan kapasitas memori.
Sebelumnya harus diketahui, 4G membutuhkan spektrum baru. Tidak banyak spektrum yang tersedia dalam sebuah range spectrum yang sama secara internasional. Jadi, sekelompok pemerintah telah berusaha untuk setuju spektrum mana yang akan digarap untuk kemudian memindahkan transmisi yang sudah ada sebelumnya seperti televisi analog dan radio atau di area kepolisian, militer, radar pesawat terbang yang sudah diberikan spektrum oleh sebuah negara utuk membebaskan spektrum radio seluler untuk 4G.
Terdapat batasan yang sangat relevan, di mana terdapat kepadatan seluler yang dibutuhkan untuk menjaga kapasitas, tapi kita berusaha untuk mendapatkan angka penetrasi indoor. Jadi secara relatif, frekuensi radio yang dekat secara optimal dibutuhkan. Insinyur radio yang membicarakan batasan praktis antara 400 MHz dan 2,1 GHz untuk 4G dapat di-deploy.
Untuk 2G (GSM) frekuensinya berada pada 850-900 MHz atau 1,8-1,9 GHz dan 3G (WCDMA) pada 2,1 GHz. Oleh karena itu, masih dipertimbangkan oleh WRC mengenai frekuensi untuk alokasi 4G.
Efek dari hal ini berkaitan dengan harga lisensi. Akan terdapat banyak negara yang mempermasalahkan lisensi ini. Akan terlihat juga lisensi milyaran dolar seperti yang terjadi di negara-negara di Eropa. Hal ini berimplikasi terhadap bisnis telekomunikasi. Hal yang lebih menjadi kebutuhan universal berkaitan dengan spektrum radio. Jika teknologi radio baru dapat dijalankan pada basis radio, maka akan sangat mungkin dan mahal untuk mengganti jaringan 3G ke jaringan 4G, seperti menggunakan lokasi dan tower antenna yang sudah ada. Tapi jika radio based station membutuhkan tower lebih banyak, akan lebih mahal daripada biaya lisensi, di mana telekomunikasi harus menggapai ribuan lokasi baru utuk based station dan antena.