Pada bagian ini hanya membahas tentang unicast saja, multicast dan broadcast menyusul.. Unicast Hubangan hanya dari satu komputer ke satu komputer lainnya.
Komputer A adalah server, dan komputer B adalah client. Komputer B hanya melihat apa yang di siarkan oleh komputer A, komputer B tidak memilih siaran/video.
Konfigurasi pada VLC : Komputer A (IP : 192.168.1.4 ):
1. Buka VLC player dan pilih media>stream. Atau Ctrl+S 2. Pilih video yang ingin di tampilkan dengan mengklik tombol “Tambah”, kemudian klik “Stream”. 3. Setelah itu klik next atau maju. 4. Pada pilihan file, pilihlah UDP atau RTP. Jika sudah, klik “Tambah”. Setelah itu pilih Codec yang sesuai dan klik “Stream”. Pilihan "Tampilkan secara lokal" hanya opsional, jika ingin di tampilkan di VLC server juga, maka ceklist. Note :
Bacalah petunjuk penggunaan UDP atau RTP lebih banyak lagi.
Cobalah terus mencoba hasil dari setiap streamingan jika kita menggunakan codec yang berbeda.
H264 + AAC (MP4) : delay lumayan cepat, tetapi jika kita menginginkan pemutaran di server juga, itu tidak bisa. Kualitas yang di hasilkan bagus.
Theora + flac (OGG) : delay lama, jika kita menginginkan pemutaran di server juga, bisa. Kualitas yang di hasilkan lebih bagus.
MPEG-2 + MPGA (TS) : delay cepat, jika kita menginginkan pemutaran di server juga, bisa. Kualitas yang di hasilkan kurang bagus.
dll
5. Isi Alamat IP computer yang kita tuju. (Contoh : 192.168.1.4). Biarkan saja portnya 5004. 6. Jika sudah, klik "STREAM"Proses di komputer A selesai.
Kompter B (IP : 192.168.1.4 ) :
1. Pilih media>buka stream jaringan atau Ctrl+N 2. Isi URL Jaringan dengan rtp://@:5004 Note :
Kita menggunakan rtp dan 5004 karena pengaturan di server atau komputer A.
3. Klik play, tunggu sampai muncul tampilan video. Jika tidak, coba lihat komfigurasi IP dan PORT yang di gunakan di masing-masing komputer. KESIMPULAN :
Komputer A memiliki IP (192.168.1.3) dan Komputer B memiliki IP (192.168.1.4).
Konfigurasi alamat di komputer A menggunakan RTP, IP: 192.168.1.4 dan port 5004.
Sebenarnya HTML 5 ini sangat baik di gunakan, mungkin sudah banyak artikel menuliskan kelebihan-kelebihannya. Tetapi, yang jelas hanya satu, yaitu browser yang tidak support dengan beberapa scipt atau tag HTML 5 itu sendiri. Gunakanlah : http://html5test.com untuk melihat berapa support browser yang anda miliki untuk mendukung performa html 5.Atau tidak dapat melihat W3schools atau http://html5demos.com.
Penulisan HTML 5 Deklarasi awal agar kita menggunakan HTML 5 ialah hanya menulis "<!DOCTYPE html>" pada awal halaman yang kita buat. Hal tersebut untuk membedakan HTML 5 dan HTML 4.
<!DOCTYPE html> <html> <head> <title>Title of the document</title> </head> <body> The content of the document...... </body> </html>
Pengenalan HTML 5 Dalam HTML 5 ada beberapa bagianyang membedakan tiap jenisnya, yaitu : • Graphics / Multimedia • Semantics & Markup • Offline / Storage • Realtime / Communication • File / Hardware Access • CSS3 • Nuts & Bolts
HTML5 Multimedia Pada HTML 5, kita dapat memutar suatu video maupun lagu hanya dengan scipt saja, tidak membutuhkan bantuan dari player. Ada dua jenis HTML 5 multimedia, yaitu : • HTML5-video • HTML5-audio
HTML 5 video Terdapat tiga jenis format video yang dapat di putar di HTML 5 ini, Ogg, mp4 dan Webm. Setiap browser support berbeda-beda browser. Penulisannya : Script : <video width="320" height="240" controls="controls"> <source src="yourvideo.mp4" type="video/mp4" /> Your browser does not support the video tag. </video>
Contoh :
*anda tidak dapat memplay vidio ini karena file audio di atas hanya sebagai contoh.
HTML 5 audio Terdapat tiga jenis format video yang dapat di putar di HTML 5 ini, Ogg, mp4 dan Waw. Setiap browser support berbeda-beda browser. Penulisannya : <audio controls="controls"> <source src="song.ogg" type="audio/ogg" /> <source src="song.mp3" type="audio/mpeg" /> Your browser does not support the audio element. </audio>
Contoh:
*anda tidak dapat memplay audio ini karena file audio di atas hanya sebagai contoh.
HTML 5 INPUT TYPE
Sudah di pastikan HTML 5 harus memiliki input type yang lebih baik dari pendahulunya HTML 4. Input type yang baru dalam HTML 5, yaitu :
INPUT TYPE
KETERANGAN
COLOR
memilih warna
URL
menghasilkan tulisan http:// tanpa mengetiknya
TEL
Iput untuk nomor telp, dapat +,0-9
NUMBER
input 0-9, jika tidak akan otomatis memfalidasi
RANGE
input tinggal mendrag saja, berapa nilai yang kita inginkan
EMAIL
input harus berbentuk email, jika tidak akan memvalidasi
SEARCH
akan memunculkan simbol search(kacamata pembesar) di beberapa browser
Date pickers (date, month, week, time, datetime, datetime-local)
Dapat memilih tanggal, minggi, hari, jam dalam bentuk yang lebih menarik seperti J-Query datepicker. Tetapi saat ini hanya suport Opera saja.
Browser Support Buka saja link ini *Note: Opera adalah browser terbaik untuk mensuport input type yang terbaru.
Penulisan dan Contoh: *Bukalah halmana ini di browser Opera agar anda dapat melihat fungsi input type dengan maksimal..
1. Color Script : <input type="color"> Contoh :
Keterangan : Gambar di atas adalah hasil tampilan script “input type=color” yang di lakukan di browser Opera. Gambar di kanan setelah klik “Other..”
Keterangan 3 : Sama seperti input type datetime, tetapi tidak ada keterangan UTC-nya.
MONTH Script 4 : <input type="month"> Contoh 4 :
Keterangan 4 : Berbeda dengan “input type=date”, dalam “input type=month” kita memilih satu bulan sekaligus dan hasilnya “tahun-bulan” saja.
WEEK Script 5 : <input type="week"> Contoh 5 :
Keterangan 5 : Dalam “input type = week”,kita dapat memilih satu minggu langsung. Hasilnya adalah “tahun-W0X”. “0X” adalah minggu ke berapa dalam bulan tersebut.
TIME Script 6 : <input type="time"> Contoh 6 :
Keterangan : Dalam input type ini, kita dapal langsung mengketik pukul berapa sesuai keinginan kita, kita juga dapat mengklik atas dan bawah.
3. Email Script : <input type="email"> Contoh : Keterangan : Jika kita salah menginputkan email(tidak ada “@ dan .”), maka akan ada perintah “please enter a valid email address”, tergantung browser.
4. URL Script : <input type="url"> Contoh : Keterangan : Jika kita mengketik url kita tanpa http, sedangkan gambar di kanan secara langsung menambahkan http di form tersebut saat mengklik submit.
5. Number Script : <input max="10" min="0" type="number"> Contoh :
Keterangan : Pada input type-number ini, kita dapat menentukan nilai max dan min.
6. Range Script : <input max="10" min="0" type="range"> Contoh :
Keterangan : Dalam input type ini kita dapat juga menentukan nilai max dan min. Perbedaan input type ini dengan input type number adalah system klik dan system drag-nya. Range menggunakan drag, sedangkan number klik atau type.
7. TEL Script : <input type="tel"> Contoh :
Keterangan : Saya belum mengetahui pasti. Untuk angka maupun nomor sama-sama bisa.
Keterangan : Perbedaannya hanya terletak pada gambar pencari seperti di atas, dan juga . Gambar di atas di ambil dari browser Google Chrome. Selain google chrome bentuk/gambar input type-search hanya seperti input type biasa.
Tambahan Gabungan dengan CSS, Iput type speach : <input x-webkit-speech>
*input type ini baru bekerja pada browser Google Chrome.
Jika anda tidak memiliki browser yang banyak anda dapat melihat gambar/bentuk input type di PDF. PDF dapat di donwload disini
Sebenarnya artikel ini belum di coba semua dan belum mengetahui kebenarannya seperti apa, tetapi setelah saya baca-baca dan mengumpulkan informasi, ada beberapa artikel-artikel yang bagus untuk Redis ini.
PENGERTIAN
Redis adalah suatu teknologi penyimpanan data pada memory menggunakan metode penyimpanan “key” – “value”. Seperti kita ketahui, data yang disimpan pada memory akan jauh lebih cepat diakses daripada data yang disimpan pada harddisk. oleh karena itu sekarang banyak kita temui metode metode penyimpanan data melalui memory atau yang lebih sering dikenal dengan nama “In Memory Database”.
Redis di tulis di ANSI C. Redis support dengan bahasa pemrograman seperti C, C++, C#, Clojure, Common Lisp, Erlang, Haskell, Java, JavaScript (dari server atau client side), Lua, Objective-C, Perl, PHP, Python, R, Ruby, Scala, Go, dan Tcl.
Tidak seperti database pada umumnya yang menggunakan SQL syntax untuk mengakses data, Redis digolongkan sebagai “No-SQL” database, dimana pengambilan data menggunakan metode “key” – “value”. dalam redis, ada beberapa metode penyimpanan yang dapat disesuaikan dengan jenis data yang akan disimpan seperti: list, set, sorted set, hash, dan string.
FUNGSI
Seperti yang kita ketahui dengan membaca penjelasan di atas, Redis ialah suatu teknologi penyimpanan data. Maka oleh dari itu Redis berfungsi untuk menyimpan suatu data ke database. Tetapi di sini data-data tersebut tidak di simpan ke dalam harddisk melainkan di simpan pada memory. Metode ini di kenal dengan nama “In Memory Database”.
CARA MENGINSTALL
Tahap – tahap menginstal Redis : 1. Memiliki OS Linux. Jika belum ada, Install lah Linux terlebih dahulu. 2. Download Redis di http://redis.io/download. 3. Ekstrak file redis.
4. Buka Terminal 5. Masuk ke directory tempat kita meng ekstrak file tersebut. 6. Jika tidak bisa, ikutin perintah install yang ada di file tersebut. 7. Make install
CARA MENGOPRASIKAN
Mungkin anda bertanya tanya seperti apa metode penyimpanan dengan “key” – “value”, OK saya akan berikan contoh simple mengenai penyimpanan “key” – “value” dengan metode “string”. Jika sudah dapat menginstall Redis, maka mari kita mengoprasikan database ini. 1. Pertama-tama buka terminal. 2. Ketik sesuai gambar yang ada di bawah ini.
3. Jika sudah anda ketik, dan no error maka selamat, anda sudah dapat menjalankan perintah dasar Redis.
Maksud dari syntax di atas : $ ./redis-cli : untuk masuk ke Redis. $ ./redis-cli –h 127.0.0.1 –p 6379 : untuk menghubungkan ke server local. $ ./ redis-cli –i 4 # Select DB 4 : untuk menggunakan database ke 4 (dari 16). $ ./ redis-cli set hello word : untuk menyimpan “key” bernama “hello” dengan value “word” ke data base ke 4 ke dalam memory. $ ./ redis-cli get hello : untuk mengambil value dari keybernama “hello” dari memory.
Contoh lain syntax dalam redis: redis> set harga 1000 OK.
syntax diatas memerintahkan redis untuk menyimpan “key” bernama “harga” dengan “value” 1000 ke dalam memory dengan metode “string” redis> get harga “1000″
syntax diatas memerintahkan redis untuk mengambil “value” dari key bernama “harga” dari memory.
KELEBIHAN
Sudah jelas metode penyimpanan data seperti ini memiliki kelebihan-kelebihan yang sangat bagus, antara lain :
Cepat
Keistimewaan redis tentu saja pada kecepatan pada saat store dan retrieve data. Semua itu dilakukan dengan resource yang minimal dan dalam waktu yang “extremely fast”. Redis akan sangat berguna pada aplikasi-aplikasi yang memproses data dalam jumlah besar dalam waktu singkat seperti untuk reporting tools, indexing, dsb. Maksud cepat di sini adalah redis memungkinkan kita secara cepat mengambil data atau melihat data . Seperti penjelasan di atas, Redis menggunakan metode “In Memory Database”.
Tentu saja bukan hanya cepat tentang mengambil data saja, Redis juga cepat dalam menulis atau menginput data ke memory. Redis memiliki system yang memungkinkan tidak adanya bloking I/O ke Memory. Redis juga dapat menulis/membaca lebih dari 100.000 string per detik.
Dapat Permasalahan-Permasalahan yang Berbeda
Seperti pisau flexible atau multitool, Redis dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan data bunch yang berbeda.
Binary-Safe String (Up To 1GB)
Dalam satu buah string, Redis dapat menyimpan string lebih dari 1 GB. Kemampuan metode penyimpanan ini tidak di ragukan lagi. Metode ini memiliki kemampuan untuk menyimpan data-data yang sangat banyak di jaman sekarang ini.
Kelebihan-kelebihan lain :
- Memiliki VMware
- Menggunakan pascal-style string
- Open Source, Free BSD Licence
- Menggunakan System NoSQL( Not Only SQL )
KEKURANGAN
Kemampuan Redis tidak di ragukan lagi, tetapi tetap saja memiliki kekurangan, yaitu:
Info yang Sangat Minim.
Karena Redis ini umurnya baru satu tahun lebih, maka info tentang redis ini sangat minim. Hanya web yang di kelola oleh warga negara asinglah yang memberikan informasi tentang Redis. Web yang memberikan informasi tentang Redis di Indonesia hanya sedikit, itupun kurang jelas. Memakan Memory
Di karenakan Redis menggunakan metode “In Memory Database” yang menyimpan data pada memory bukan harddisk, maka RAM atau memory kita harus memiliki kapasitas yang tinggi. Open Sorce
Bagi orang Indonesia yang menggunakan windows, akan kesulitan menggunakan Metode ini. Cara Mengoprasikan Sulit
Data base ini tidak hanya menggunakan bahasa SQL saja, tetapi ia juga menggukana bahasa yang lainnya untuk mengoprasikan system Redis ini. Pengcodingan yang beragam dan suatu bahasa yang baru membuat seseorang yang hanya mengetahui bahasa SQL saja tidak dapat mengoprasikannya secara langsung.
CONTOH APLIKASI
Redis tidak dirancang untuk digunakan pada aplikasi yang membutuhkan logika komplex pada saat pengambilan data, namun kami tidak mengatakan kalau hal itu mustahil dilakukan dengan Redis, pada level tertentu, jika anda sudah mengerti semua command command redis, semuanya itu mungkin! Karna saya sudah membuktikannya sendiri. semuanya memerlukan trik dari programmer untuk membuat struktur data yang hendak disimpan, metode penyimpanan, dan lain lain.
Tetapi, di karenakan Redis support dengan bahasa pemrograman seperti C, C++, C#, Java, JavaScript (dari server atau client side), PHP, Python, dll. Maka Redis dapat di aplikasikan ke banyak hal, salah satunya ialah Webdis.
Webdis adalah Web server sederhana yang meneruskan perintah untuk Redis, database NoSQL, dan informasi kembali dalam format seperti JSON dan PubSub. Anda bisa menggunakannya untuk membangun aplikasi JavaScript yang antarmuka dengan Redis tanpa lapisan tengah lain, sangat mirip dengan CouchApps dibangun dengan Apache CouchDB. Hal ini juga mencakup kontrol akses, sehingga hanya pengguna tertentu akan memiliki akses tulis ke area tertentu dari database. CouchApps menyiasati hal ini dengan memberikan setiap user database mereka sendiri.
IMPLEMENTASI
Dalam implementasinya, kami tidak menemukan siapa yang menggunakan Redis, tetapi kemungkinan FaceBook, Twitter, dan Google menggunakan Redis, karena dengan metodenya FaceBook, Twitter, dan Google dapat menyimpan data yang banyak dan dapat di akses dengan cepat. Sumber : http://simonwillison.net/static/2010/redis-tutorial